ARUNIKA ATAU SANDIKALA
Antologi Puisi
Penulis: Ummu Daradjatin Widjajati
Halaman: x + 138 hlm
Ukuran: A5
Kertas: Bookpaper
Isi: Hitam putih
Cover: Softcover
Harga: Rp60.000
Sinopsis:
Antologi puisi “Arunika atau Sandikala” adalah himpunan suara batin yang merekam denyut kehidupan manusia sebelum, saat, dan setelah pandemi Corona. Arunika melambangkan cahaya pagi—harapan, kebiasaan lama, dan kehidupan yang berjalan wajar sebelum wabah datang. Sementara sandikala menjadi simbol senja—masa peralihan yang muram, penuh ketidakpastian, ketakutan, dan perenungan mendalam ketika dunia seolah berhenti berputar.
Melalui larik-larik puisi yang jujur dan emosional, penulis menuturkan kegelisahan, kehilangan, kesepian, doa, serta daya juang manusia dalam menghadapi pandemi. Peristiwa-peristiwa yang terjadi selama Corona menjadi jejak kenangan yang membekas: jarak yang memisahkan, kabar duka yang beruntun, hingga rasa curiga yang tumbuh di tengah kehidupan sosial.
Namun antologi ini tidak hanya berhenti pada luka. Setelah sandikala, cahaya kembali hadir. Puisi-puisi dalam buku ini juga merekam fase setelah pandemi—tentang kebangkitan, penerimaan, pembelajaran hidup, dan kesadaran baru akan makna kebersamaan, kesehatan, serta keimanan. “Arunika atau Sandikala” mengajak pembaca merenungi perjalanan manusia dalam menghadapi krisis, sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa setelah gelap, cahaya selalu menemukan jalannya.





Reviews
There are no reviews yet.