ANTOLOGI PUISI
SURAT-SURAT DARI PINGGIRAN
Tentang Luka, Ironi dan Harapan yang Tertunda dari Tempat-Tempat yang Sering Dilupakan
Penulis: Rosmita
Halaman: 91 hlm
Ukuran: A5
Kertas: Bookpaper
Isi: BW
Cover: Softcover
Harga: Rp60.000
Sinopsis:
Lewat bait-bait yang lugas, jernih, dan tanpa basa-basi, seperti dalam puisi “Mata Hukum Setajam Belati” dan “Doa Panjang di Tangan yang Panjang.” Sebuah ruang di mana akar rumput dicekoki, hukum tebang pilih bagai belati yang buta pada penguasa. Membidik kemunafikan dengan rapi bersembunyi di balik topeng kesalehan. Kegetiran pun memuncak pada potret kemanusiaan yang luluh lantak dalam puisi “Janji Travel Umroh Penuh Dusta,” sebuah elegi tentang rakyat kecil yang dikhianati justru saat mereka ingin mendekatkan diri pada Sang Khalik.
Puisi-puisi dalam antologi “Surat-Surat dari Pinggiran” ini hadir bukan sekadar fungsi estetis sastra; namun menjelma menjadi suara protes, tuntutan, dan gugatan terbuka atas ketimpangan yang telanjang, Sebagai sebuah alarm pengingat yang merawat akal sehat dan menjaga nurani kita, agar tidak mati rasa di tengah gempuran janji-janji kosong. Ini adalah manifesto visual dalam bentuk bait-bait kata-sebuah karya yang bergerak, menggugat, dan sepenuhnya berpihak pada kemanusiaan. Buku yang wajib dibaca oleh siapa pun yang menolak menutup mata terhadap ketidakadilan.





Reviews
There are no reviews yet.