Babad Banyumas – Toko Buku SIP Publishing

Senin - Jum'at : 08.00 - 16.00 WIB | Sabtu : 08.00 - 13.00 WIB

Babad Banyumas

Rp125.000

MASYARAKAT BANYUMAS adalah masyarakat yang istimewa karena sejak abad ke-16 telah mempunyai tradisi terasi yang panjang. Babad Banyumas dan Babad Pasir sangat akrab dengan kehidupan sehan hari yang selalu berkaca pada masa lampau. Namun, perhatian terhadap kedua tradisi besar itu berada pada nuansa keserbakurangan dari hakikat masa lampau yang tidak bisa dicukupi oleh kehadirannya melalui tradisi lisan.

Category:

Babad Banyumas

  • Penulis: Prof. Dr. Sugeng Priyadi, M. Hum.
  • Halaman: 355
  • Ukuran: 17 x 25 cm
  • Kertas: Bookpaper
  • Isi: Hitam putih
  • Cover: Softcover
  • Harga: 125.000

Sinopsis:

MASYARAKAT BANYUMAS adalah masyarakat yang istimewa karena sejak abad ke-16 telah mempunyai tradisi terasi yang panjang. Babad Banyumas dan Babad Pasir sangat akrab dengan kehidupan sehan hari yang selalu berkaca pada masa lampau. Namun, perhatian terhadap kedua tradisi besar itu berada pada nuansa keserbakurangan dari hakikat masa lampau yang tidak bisa dicukupi oleh kehadirannya melalui tradisi lisan. Masyarakat Banyumas sebagai bagian dan masyarakat Indonesia yang masih berada pada tataran primary orality, yang secara tiba-tiba dipaksa untuk memasuki secondary orality sehingga tahap literacy tidak berproses dalam kehidupan Kuatnya tradisi lisan di satu sisi akan melemahkan tradisi tulis dan tradisi baca di sisi lain. Akibatnya, penguasaan terhadap, misalnya, satu teks pun terbatas. Artinya, terdapat jarak yang cukup jauh antara seseorang dengan teks Babad Banyumas. Paling tidak dengan penerbitan teks Babad Pasir, manuskrip Kalibening Babad Banyumas Versi Wirjaatmadjan, dan Babad Banyumas Versi Mertadiredjan ini akan mendekati jarak yang terlalu jauh. Sudah barang tentu, penerbitan teks-teks Banyumas secara terus-menerus di masa yang akan datang bisa mempercepat pendekatan masyarakat Banyumas terhadap karya nenek moyangnya

Prof. Dr. Sugeng Priyadi, M. Hum, adalah guru besar dalam bidang Ma Pendidikan Sejarah, FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dengan SK Mendikbud per 1 juni 2012 dan dikukuhkan 15 Desember 2012 atau pada usa 47 tahun, 2 bulan, dan 27 hari la dilahirkan di Makassar, Sulawesi Selatan, 5 Maret 1965. Pendidikannya dimulai dari SD Negen Pekunden, Banyumas lukas 1977). SMP Negeri 1 Banyumas Dulus 1983). SMA Negeri Purwokerto Ilutus Mes 1984), IP Semarang diterima melalu PMDK dan lulus Sarjana Pendidikan Sejarah pada Agustus 1988)

Melanjutkan studi 5-2. meraih Magister Humaniora dari Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1995) dengan tesis yang berjudul Tehokon Serat Babad Banyumas Suntingan Teks. Terjemahan dan Fungsi Genealogi dalam Kerangka Struktur Naratit di bawah bimbingan Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo dan Dr. Imran T. Abdullah. Menyelesaikan studi $-3 dengan ujian terbuka pada tanggal 29 September 2010 di Gedung R. M. Margono Djojohadikusumo, Fakultas Emu Budaya. Universitas Gadjah Mada dengan daertas yang berjudul Dinamika Sosial Budaya Banyumas dalam Babad Banyumas Ver Winjatmadjan Suntingan Teks dan Terjemahan di bawah bimbingan promotor Prof. Dr. Sti Chamamah-Souratno dan kopromotor Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo dan Prof. Dr. Imran T Abdullah.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Babad Banyumas”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SIP BOOKSTORE

Kantor Pusat

Kantor Pelayanan

Copyright SIP Publishing | Design by Zhafira Media