DARI TIANG KE ATAP
Rumah Tuo Sebagai Identitas Masyarakat Suku Batin V
Penulis: Putri Nabila Rizki, S.Pd.
Halaman: x + 125 hlm
Ukuran: 17,5 x 25 cm
Kertas: HVS
Isi: Sisipan warna
Cover: Softcover
Harga: Rp150.000
Sinopsis:
Buku Dari Tiang ke Atap: Rumah Tuo sebagai Identitas Masyarakat Suku Batin V mengkaji Rumah Tuo bukan sekadar sebagai bangunan tradisional, melainkan sebagai pusat identitas budaya, sistem nilai, dan struktur sosial masyarakat Batin V di wilayah Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi. Melalui pendekatan multidisipliner yang memadukan sejarah, arsitektur, antropologi, dan sosiologi budaya, buku ini menelusuri peran Rumah Tuo sebagai ruang hidup yang merekam perjalanan panjang masyarakat Batin sejak masa pra-kolonial hingga era modern.
Pembahasan dimulai dengan asal-usul masyarakat Tabir dan terbentuknya komunitas Batin V, dilanjutkan dengan sejarah pendirian Rumah Tuo yang berakar pada tradisi lisan dan jejak peradaban Melayu tua. Buku ini menguraikan secara sistematis makna filosofis setiap elemen Rumah Tuo—dari tiang, lantai, dinding, hingga atap—yang merepresentasikan hubungan manusia dengan leluhur, alam, dan nilai spiritual. Arsitektur Rumah Tuo dipaparkan sebagai wujud kearifan lokal yang adaptif terhadap lingkungan, sekaligus simbol kosmologi dan tata nilai masyarakat adat.
Selain aspek fisik dan simbolik, buku ini menyoroti peran Rumah Tuo dalam kehidupan sosial dan hukum adat, termasuk fungsinya sebagai pusat musyawarah, pendidikan tradisional, penyelesaian sengketa, serta pelaksanaan ritual adat dan keagamaan. Rumah Tuo juga diposisikan sebagai ruang transmisi budaya, tempat sastra lisan, seni ukir, musik, tarian, dan tradisi diwariskan lintas generasi. Dalam konteks kekinian, buku ini membahas tantangan modernisasi, upaya pelestarian, serta potensi Rumah Tuo sebagai warisan budaya dan destinasi wisata heritage.
Secara keseluruhan, buku ini menegaskan bahwa Rumah Tuo adalah “arsip hidup” masyarakat Batin V sebuah institusi budaya yang menjaga kesinambungan identitas, nilai adat, dan kearifan lokal. Karya ini diharapkan menjadi rujukan akademik sekaligus inspirasi praktis bagi peneliti, mahasiswa, pemerhati budaya, dan pemangku kebijakan dalam memahami dan melestarikan warisan budaya Nusantara.





Reviews
There are no reviews yet.