JEJAK BUMI KAYONG UTARA
Pembelajaran Sejarah Geologi dan Fosil Berbasis Kearifan Lokal
Penulis: Alfian, Ariek, Ida Farida, dan Dr.H. Sholehuddin, M.Pd.
Halaman: ix + 90 hlm
Ukuran: B5
Kertas: HVS
Isi: Sisipan warna
Cover: Softcover
Harga: Rp180.000
Sinopsis:
Buku “Jejak Bumi Kayong Utara” adalah sebuah panduan edukatif dan inovatif yang dirancang khusus bagi para pendidik di tingkat pendidikan dasar. Karya ini hadir untuk menjawab tantangan integrasi ilmu pengetahuan alam (IPA) khususnya sejarah geologi dan fosil ke dalam kerangka pembelajaran abad ke-21 yang kontekstual dan relevan dengan lingkungan sekitar peserta didik. UTARA
Berlatar belakang kekayaan alam Kabupaten Kayong Utara yang membentang dari kawasan pesisir, rawa, sungai, hingga perbukitan, buku ini menjadikan alam sebagai laboratorium hidup. Pendekatan ini selaras dengan kebutuhan pendidikan modern yang menuntut implementasi Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) dan penguatan kompetensi 6C (Critical thinking, Creativity, Collaboration, Communication, Character, dan Citizenship).
Cakupan Materi Utama:
Buku ini disusun secara terstruktur mulai dari tataran filosofis hingga taktis di lapangan:
* Paradigma & Konsep Dasar: Mengupas transformasi pembelajaran IPA yang berpusat pada siswa, serta memberikan landasan teori geologi yang kuat bagi guru, meliputi skala waktu geologi, proses pembentukan lapisan bumi, erosi, dan fosilisasi.
* Digitalisasi Pembelajaran: Menawarkan strategi integrasi teknologi secara bybrid, memanfaatkan platform digital seperti Google Classroom, Canva, Quizizz, Wordwall, hingga Museum Virtual untuk memvisualisasikan konsep geologi yang abstrak menjadi interaktif.
* Inkuiri Kolaboratif & Outdoor Learning: Memandu pendidik untuk mengajak siswa keluar kelas, melakukan observasi lapangan, memecahkan masalah nyata terkait batuan atau sedimen pesisir, dan berdiskusi secara saintifik.
* Inovasi Media & Praktikum: Menyajikan langkah-langkah praktis pembuatan “Mini Museum Fosil Sekolah”, peta geologi lokal, hingga pembuatan purwarupa/diorama lapisan bumi dan cetakan fosil menggunakan bahan alam atau daur ulang.
* Evaluasi Holistik: Dilengkapi dengan instrumen asesmen formatif, rubrik penilaian proyek, refleksi, dan panduan penyusunan portofolio pelaporan hasil belajar IPA yang komunikatif.
Nilai Tambah: Keunggulan utama buku ini terletak pada perpaduan harmoni antara literasi sains, kecerdasan digital, dan pelestarian kearifan lokal budaya Melayu pesisir. Guru tidak hanya dituntun untuk mentransfer pengetahuan (kognitif), tetapi juga membangun karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan, tanggap terhadap mitigasi bencana alam, dan bangga akan identitas daerahnya.
Buku ini merupakan referensi esensial bagi pendidik yang ingin menciptakan ekosistem belajar yang mindful, meaningful, dan joyful, sekaligus mencetak generasi penjaga kelestarian bumi di masa depan.





Reviews
There are no reviews yet.