KEARIFAN LOKAL UPACARA ADAT NGASA DI KAMPUNG ADAT JALAWASTU INDONESIA DALAM PERSPEKTIF FEMINIS
Penulis: Dr. Ine Kusuma Aryani, M.Pd., Titik Wahyuningsih, S.S., M.Hum., dan Dr. Marshella Lie, Ed.D, MA.Ed.
Halaman: xii + 214 hlm
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Kertas: Bookpaper
Isi: Sisipan Warna
Cover: Softcover
Harga: Rp125.000
Sinopsis:
Buku ini dimulai dari pengenalan konsep kebudayaan dan unsur-unsur kebudayaan Kampung Jalawastu, dilanjutkan dengan pemahaman mendalam tentang kearifan lokal yang menjadi roh dari tradisi Ngasa. Juga mengupas makna simbol-simbol penting seperti Teleng, Lingga, dan Yoni yang sarat akan filosofi dan kosmologi masyarakat setempat. Buku ini juga menghadirkan bab khusus mengenai feminisme sebagai kerangka teoretis yang digunakan. Bab tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang utuh mengenai berbagai arus pemikiran dalam feminisme dan bagaimana perspektif ini dapat diterapkan dalam kajian budaya dan tradisi. Selanjutnya, buku ini mengulas berbagai tradisi dan larangan yang berlaku di Kampung Adat Jalawastu, yang seringkali memiliki implikasi gender.
Pesona keunikan tradisi dan kearifan lokal Kampung Adat Jalawastu masih terjaga dengan kokoh di tengah arus modernisasi. Upacara adat Ngasa, sebagai salah satu manifestasi penting dari kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Jalawastu, menyimpan nilai-nilai luhur yang patut untuk digali dan dipahami. Lebih dari sekadar ritual seremonial, Ngasa merupakan cerminan dari sistem kepercayaan, serta tata nilai yang dianut oleh masyarakat setempat.





Reviews
There are no reviews yet.