NAMU
Penulis: Nur Asiah
Halaman: 71 hlm
Ukuran: A5
Kertas: Bookpaper
Isi: BW
Cover: Softcover
Harga: 50.000
Sinopsis:
Aku datang setahun yang lalu
Engkau masih seperti yang dulu
Menanti meski musim selalu berganti
Engkau makin tinggi
Daun-daun menghiasi
Tegap berdiri di bawah pelukan sang Mentari
Tak ingkar janji
Meski orang-orang datang dan pergi
Ditanam sekali dan menetap sampai mati
Namu dalam Bahasa Korea adalah pohon. Namu melambangkan kesetiaan, sekali ditanam dia akan tetap di sana selamanya. Meski musim demi musim berlalu, tapi sebuah pohon tak pernah pergi sampai mati. Kesetiaan seseorang yang diungkapkan melalui perumpamaan sebuah pohon. Perasaannya melekat kuat seperti akar pohon.
Buku puisi Namu ini merupakan kumpulan puisi sederhana yang berisi berbagai jenis puisi, di antaranya puisi Sonian, Putiba, Akrostik, Soneta, dan Puisi bebas. Semoga dapat menjadi referensi dan dapat dipetik kemanfaatannya sepanjang hayat pembacanya.





Reviews
There are no reviews yet.